Thursday, December 04, 2008

Democracy in Paper

dan kembali kita bertanya
makna untaian padi dan kapas
masihkah punya arti?

orang keluar bersebrangan
memasung langkah
mengikat ekspresi
masihkah ada arti?

ada apa di balik topeng pahlawan?
adakah tangisan haru?
kebahagaiaan bermutu?

sial!
ada salah waktu aku hidup
jalanan penuh lumpur tanah
tak ada tempat berpijak


28 November 2008

Thursday, November 27, 2008

My Berlin

down my berlin down
'cos the world no longer needs you

runtuhlah
agar para pengelana tak lagi berputar
atau mati ditembak Grenztruppen

barat-timur tak berujung
aku tak mau sehari ku
habis karna mu

down my berlin down
karena ada yang harus bersatu

Thursday, November 20, 2008

The Day We Were Born

the day we were born
the devils are all around us
instead of living in heaven
we choose to picnic in Japan
have the rain kill our head?
like the idiotic sunshine
blocking our eyes everyday
God must be crazy
to see ages and bones falling
cause its not for us
not for our friendship

Wednesday, November 19, 2008

Lilme dan Bolu Gulung

Mengartikan Lilme dari kisah bolu gulung
Membuatnya datang
bayangan yang membaur
sedikit seri-seri dari lapangan galaksin
dan gadis senam

Kelembutan dari sudut pandang bocah
putih bebas berlari
meninggalkan hujan
dan bungkusan bolu gulung

dia masih aku
satu denyut
yang kembali
dan terlewatkan

Wednesday, November 12, 2008

A New Beginning

Hari pun telah pecah
Dengan 108 bunyi lonceng biara
Riang suaranya mengisi kesunyian desa
Mulailah sebuah era

Mimpi indah jelas di mata
Penglihatan sebuah jalan cahaya
Riang suara lonceng terdengar di telinga
Bahagia…

Suara malaikat mengajakku mencinta
Bunyi lonceng membuatku mendengar

Monday, September 08, 2008

Cause I found My Self In Love

Dunia berlari
Berputar
Dan Berguling-guling

Berbicara tentang keabadian
Hidupnya
Hari-harinya
Dalam dirinya

In Love

A Letter To Her

...dear love...


ada di diriku nyata

sebuah jiwa yang melupa

waktu yang diselimuti derita


Tak ingin ku melayang

Hanya mencoba hidup

Perlu udara untuk kuhirup


Aku menangis

Di sisa waktuku bahagia

Karena ada di diriku nyata